Tampilkan postingan dengan label LIGA INDONESIA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label LIGA INDONESIA. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 September 2013

Persipa Pati Menang Telak atas Tim Porprov Solo

Persipa Pati menang telak atas tuan rumah Porprov Solo dengan skor 3-0. Permainan babak pertama Persipa menguasi jalannya pertandingan terbukti dengan beberapa peluang yang tercipta, akhirnya dimenit ke 37' Nggaden berhasil membawa Persipa Pati unggul atas tuan rumah. Dibabak kedua Persipa meningkatkan serangan dengan mengganti beberapa pemain. Terbukti Persipa langsung membuat goal dimenit 70 dan 85 yang masing-masing dicetak oleh Engku Kuswaha dan Bayu. 

Setelah tertinggal pemain Porpov Solo cenderung bermain kasar tapi wasit membiarkan saja pelanggaran tersebut.
Melihat gaya permainan Persipa Pati yang cukup solid membuka asa untuk bisa lolos ke putaran ketiga. Coach Eduard cukup puas dengan permainan yang diperlihatkan anak asuhnya dalam laga uji coba pertama yang dilakukan di Solo sore ini (5 September 2013). Beliau juga berpesan kepada supporter Pati (Patifosi-red) agar memberikan dukungannya ke kota Ngawi.



"Saya berharap agar Patifosi berkenan untuk memberikan dukungannya ke Ngawi." Ujar coach Eduard pada tim admin. Selanjutnya Persipa Pati juga akan menghadapi tim lokal Solo lainya guna mematangkan strategi permainan.

Minggu, 01 September 2013

Patifosi Pusat Mengadakan Tour Resmi

Kurang 14 Hari lagi menuju Kick Off Putaran Kedua atau Babak 24 Besar Divisi I Grup 15 yang akan digelar di Stadion Mandala Krida Yogyakarta.

Ayo dulur-dulur PATIFOSI yang mau ikut Tour ke Jogja untuk bisa menabung dari sekarang, perkiraan biaya Tour sebesar 70 ribu dgn rincian 55 rb uang transport & 15 rb untuk tiket (Makan ditanggung sendiri), tapi doakan saja akan ada Subsidi dari Manajemen Persipa sehingga bisa meringankan biaya Tour.

Untuk cara pendaftaran Tour Jogja akan kami update jika sudah Fix. Suwun

Sabtu, 31 Agustus 2013

Persipa Pati TC Di Kota Solo

Eduard Tjong
Pati-Persipa Pati akan melakukan Training Center (TC) di Kota Solo, 1-11 September 2013. Rencananya Persipa Pati akan menggelar tiga partai uji coba. Salah satu tim yang akan jadi mitra tanding adalah Tim Porprov Solo, Haryadi CS juga akan menghadapi Solo Eleven yang akan diperkuat pemain lokal Solo, PS UNSA ASMI dan klub internal. TC tersebut merupakan persiapan jelang dimulainya babak 24 besar Divisi Satu mulai 14 September 2013 mendatang di Stadion Mandala Krida Yogyakarta.

Meski berlaga di Kota Solo, Persipa Pati akan bermain dengan kekuatan penuh. Pasalnya, Persipa dihuni tujuh pemain yang mempunyai pengalaman nasional. Antara lain Tri Handoko, Haryadi (eks Persis LPIS), Katno, Bayu Nugroho, Windu Wibowo (eks Persis LI), Engkus Kuswaha (eks Deltras) dan Amin Syarifudin (eks PSPS Pekanbaru).

Dikutip dari soloblitz.co.id, pelatih Peripa Pati Eduard Tjong membenarkan adanya uji coba tersebut. “Rencananya memang seperti itu. Tapi kita lihat dulu agenda ke depan bagaimana,” tutur Pelatih Persipa Pati, Eduard Tjong beberapa waktu lalu.


Sebelumnya, Persipa Pati sempat beruji coba dengan salah satu club yang kini berada dikompetisi IPL yaitu PSIR Rembang yang berlangsung di Stadiun Joyo Kusumo Pati 24 Agustus lalu dengan hasil kalah tipis  1-2. Banyak PR yang harus dikerjakan pelatih Eduard Tjong untuk bisa mengangkat Persipa Pati lolos divisi utama.

Selasa, 20 Agustus 2013

PERSIPA Pati Incar Imral Usman

Imral Usman

Pati-Perburuan pemain Persipa belum berhenti, setelah memboyong pemain anyar Engkus Kuswaha, Persipa masih membidik sejumlah pemain lagi. Punggawa PSIS Semarang yang baru saja dipecat beberapa hari lalu tidak luput dari bidikan, dari lima pemain yang tidak digunakan lagi jasanya di PSIS, tiga di antaranya menjadi pertimbangan untuk direkrut. 
Pelatih Persipa Edward Tjong mengaku tertarik dgn Imral Usman, Nurul Huda dan Edy Gunawan, hanya dia masih belum bisa memutuskan untuk menggaet mereka semua lantaran terkendala kuota pemain. Seperti santer diberitakan berbagai media massa belakangan ini lima pilar PSIS dipecat karena dituduh menjadi penggerak mogok latihan, selain tiga pemain tersebut juga ada Iswandi Dai dan Morris Power. Kuota 30 pemain Persipa yang tinggal tersisa enam kini telah terisi empat, mereka belakangan bergabung adalah bek Haryadi, striker Tri Handoko, gelandang Bayu Nugroho, dan striker Engkus Kuswaha, dan juga termasuk kiper PSPS Amin Syarifudin juga tinggal menunggu kedatangannya untuk bergabung. Praktis masih tersisa satu pemain lagi untuk menggenapi slot tersisa, karenanya jika memungkinkan Persipa hanya mengambil satu di antara tiga bekas punggawa PSIS tersebut. Karena alasan itu Edu mengaku lebih menaruh perhatian terhadap Imral Usman, striker yang biasa beroperasi sebagai gelandang serang di PSIS ini dinilai bisa menambah kekuatan Persipa jika bersedia bergabung. 
Edu mengatakan timnya masih membutuhkan seorang gelandang lagi, sebelumnya dia telah menghubungi Diva Tarkas, namun dia sampai kemarin belum memberikan jawaban pasti. Sementara itu Nurul Huda dan Imral Usman saat dihubungi mengaku tidak keberatan bergabung dengan Persipa, menurutnya Persipa berpotensi promosi ke Divisi Utama musim kompetisi mendatang. "Kalau memang Persipa butuh kami, ya kami siap," katanya. (ER-51)

Senin, 22 Juli 2013

Haryadi Berlabuh Ke Persipa Pati

Haryadi (Poetul)
Persipa Pati mendatangkan pemain bertahan asal Persis Solo (LPIS). Haryadi (Poetul) pemain yang sudah membela Laskar Samber Nyawa selama empat musim ini menerima tawaran managemen Persipa Pati.
Dikutip dari http://pasoepati.net, Poetul menjelaskan kepergiannya dari Persis Solo lantaran adanya masalah financial yang dialami Persis Solo.
 “Berat rasanya harus mundur dari Persis, selama empat tahun memperkuat Persis, modal saya hanya loyalitas untuk Pasoepati dan Persis Solo. Bisa memperkuat Persis Solo saja saya sudah senang, meski beberapa musim terakhir Persis selalu bermasalah dengan kondisi finansial,”ungkap Poetul.
“Musim depan jika saya masih dibutuhkan Persis Solo, saya siap kembali memperkuat tim ini,”lanjutnya.
Usai mundur dari Persis Solo, pemain berambut gondrong ini tidak lantas menganggur. Kualitas dan keberanianya berduel dengan para penyerang lawan menarik minat salah satu tim peserta Divisi 1, Persipa Pati. Tim asal Pantura tersebut kabarnya serius meminati Haryadi untuk membantu mewujudkan ambisinya promosi ke kasta Divisi Utama musim depan.
Gayung pun bersambut, Haryadi pun memilih menerima ajakan Persipa dan akan segera merapat ke Pati. “Negosiasi dengan manajemen Persipa sudah oke, mohon pamit kepada Pasoepati. Musim depan jika masih dibutuhkan, Persis adalah prioritas utama saya.”pungkas Poetoel.

Jumat, 05 Juli 2013

Persipa Pati Selection Menahan Imbang Persiku Kudus

PERSIPA PATI Selection menjalani laga persahabatan melawan Persiku Kudus yang saat ini berlaga di divisi utama Liga Indonesia. Persipa yang diperkuat pemain top asal Pati salah satunya Rudi Widodo, Idrus Gunawan, Satyo Husodo bemain bagus saat bermain di kandang sendiri  stadion Joyo Kusumo Pati (Jumat, 5 July 2013).

Kedua kesebelasan juga mendapatkan dukungan dari supporter masing-masing, PATIFOSI dan SMM terlihat akrab di dalam stadion. Persipa berhasil menahan imbang Persiku dengan skor 0-0 hingga full time. 

Daftar pemain Persipa Pati selection:
Gk. Denis bek tengah. 
Nugroho Aji bek tengah. Idrus Gunawan bek sayap kiri. Karwono bek sayap kanan. 
Kamto tengah. Tri sapto tengah. 
Eka hera sayap kanan. Aldo sayap kiri. 
Didik Darmadi striker. Erpina striker. Satyo Husodo

Minggu, 30 Juni 2013

Pembagian Grup Divisi 1 Nasional 2013 (Putara ke dua)

                                                                                
Grup A
1. Bintang Jaya Asahan
2. PS Siak
3. PSBL Bandar Lampung
4. Persidi Idi
5. PS Kwarta
6. Persiju Junjung

Grup B
1. Perserang Serang
2. PSGC Ciamis
3. Persibas Banyumas
4. Villa 2000
5. Maung Bandung
6. Persik Kendal

Grup C
1. Persinga Ngawi
2. Persipa Pati
3. Persida Sidoarjo
4. Perseden Denpasar
5. Martapura FC
6. Persikutim Kutai Timur

Grup D
1. Persigubin Gunung Bintang
2. Persinab Nabire
3. Persewar Waropen
4. Persatu Tuban
5. Persenga Nganjuk
6. Persisoss Sorong Selatan

Akan diambil 2 tim teratas
Lolos divisi Utama

Jumat, 28 Juni 2013

Babak 24 Besar Divisi 1 PSSI 2013

1. Persipa pati
2. Persinga ngawi
3. Persida sidoarjo
4. Perseden denpasar
5. Persatu tuban
6. Persenga nganjuk/persekabpas pasuruan/persekoba batu*

NB : * besok sore baru di pertandingankan siapa yang lolos atau tidak

JADWAL PERHELATAN DIVISI 1 2013

PUTARAN 1 | 16-30 JUNI 2013 | DIIKUTI 77 KLUB SISTEM HOME TOURNAMENT
PUTARAN 2 | PERTENGAHAN SEPTEMBER 2013 | DIIKUTI 24 KLUB SISTEM HOME TOURNAMENT
PUTARAN 3 | PERTENGAHAN OKTOBER 2013 | DIIKUTI 8 KLUB SISTEM HOME TOURNAMENT
PUTARAN 4 | AWAL NOVEMBER 2013 | DIIKUTI 4 KLUB DAN TEMPAT AKAN DITENTUKAN KEMUDIAN

Rabu, 26 Juni 2013

PERSIPA Pati Lolos Ke Babak 24 Besar

PATIFOSI 
PERSIPA Pati memastikan lolos keputaran 2 kompetisi divisi 1 PSSI 2013 setelah memetik kemenangan atas PERSINGA Ngawi dengan skor 2-0 pada hari minggu sore (23 Juni 2013).
Kemenangan PERSIPA harus antiklimaks, karena diakhir putaran pertama melawan PSISra Sragen harus puas dengan skor 2-2. Sebelumnya PERSIPA sempata unggul kemudian berhasil disamakan oleh Sragen. Dengan hasil imbang, membuat PERSIPA Pati harus puas diurutan dua dengan point 10 sama dengan PERSINGA hanya saja selisih gol saja.



Hasil Pertandingan Divisi 1 Grup 7 :
24 Juni 2013
FT : PERSIPA PATI 2 - 2 PSISra
Sragen
FT : Persinga Ngawi 2 - 0
Persebi Boyolali
Klasemen akhir Divisi 1 Grup
7 :
1. Persinga Ngawi 5 3 1 1 9-6 10
2. Persipa Pati 5 3 1 1 7-4 10
==== lolos 24 besar
3. Persebi Boyolali 5 2 1 2 8-4 7
4. Psisra sragen 5 1 3 1 7-8 6
5. Tunas jogja 5 2 0 3 5-8 6
6. Persikaba blora 5 0 2 3 3-9 2

Rabu, 13 Februari 2013

Update Timnas Under 19 Tahun

Timnas U-19 berfoto bersama dengan Gubernur Papua Bp. Constant Karma
Timnas U-19 Menang 6-0 LAWAN PERSEMI MIMIKA Pada ujicoba Kedua setelah Pada ujicoba pertama Menang 4-0 LAWAN Freeport selection, Ujicoba ketiga TIMNAS U-19 Menang 5-2 LAWAN Sorong FC Senior.

Tanggal 15 berangkat ke Hongkong dg GA 860 Jam 9.50. Dan pada tanggal 18 mereka akan berhadapan dengan malaysia!

Timnas Indonesia Akan Menjamu Arab Saudi di Sleman?

Maguwoharjo Stadium
Lokasi laga Timnas Indonesia yang akan menjamu Arab Saudi dalam lanjutan kualifikasi Piala Asia 2015, mulai menunjukkan kepastian. Laga yang akan berlangsung pada 22 Maret tersebut, memang tidak digelar di Jakarta melainkandi Sleman, Jawa Tengah.

Rencana pemindahan laga kandang tersebut keluar Jakarta, semula diapungkan Komite Eksekutif (Exco) dan manajemen tim nasional Indonesia. Mereka mengajukan dua kota, yakni Surabaya dan Yogyakarta.

"Yang saya ketahui, Sleman menjadi lokasi pertandingan tersebut. Sebab, saya baru saja mengirimkan surat pemberitahuan kepada federasi sepakbola Arab Saudi," ujar salah satu pengurus PSSI, Bobby Mubarak.

"Namun untuk kepastiannya, bisa ditanyakan lagi ke Exco. Sebab kini, merekasedang menggelar rapat tertutup," lanjutnya.

Sebelumnya, Wakil manajer Timnas Nico Dimo, berharap jika pertandingan dapat digelar di Yogyakarta atau Surabaya. Pasalnya, kondisi Jakarta yang rentan banjir bisa menjadikan citra negatif Indonesia. Alhasil, tim tamu akan mempertanyakan kesiapan Indonesia.

Lebih jauh dikatakan Nico, dengan memindahkan pertandingan kandang, masyarakat yang berada di luar Jakarta bisa menyaksikan secara langsung pemain-pemain kebanggaannya. Sebab, Masyarakat di luar Jakarta juga punya hak sama untuk menyaksikan timnas yang tengah berjuang mengharumkan nama negara.

Tim Nas Indonesia U19 Akan Menghadapi Malaysia di HKFA CUP 2013

Tim Nasional Indonesia under 19 tahun akan mengikuti piala HKFA. Anak asuh coach Indra Syafri ini akan mempertahankan gelar juara diturnamen yang sama. Lawan Indonesia pertama adalah musuh bebuyutan, yaitu Tim nasional Malaysia yang kiranya dimulai pada tanggal 18 February 2013.
Pemain Timns U-19 yang dipanggil PSSI terdiri dari, Ravi Murdianto, Jupriyanto, M Fathurrochman, 
M Sahrul Kurniawan, Eriyanto, Heri Setiawan, Reza Pahlevi Maldini Sitorus, Hendrik Yustisi, dan Dimas Sumantri. Para pemain lainnya, masing-masing Dio Permana, Mariando, M Hargianto, Evan Dimas Darmono, Putu Gede Juni A, Ilhamudin Armayin, Sabeq Fahmi Fahrezy, Muchlis Hadi Ning S, Jali Hj Ibrahim, Gavin Kwan Adsit, dan Indra Kelana Nasution.


Dukung Garuda MUDA JAYA

Senin, 11 Februari 2013

Timnas Nyerah Panggil Pemain Persipura

JAKARTA - Manajemen Timnas Indonesia memutuskan untuk tidak lagi memanggil pemain-pemain Persipura Jayapura. Kebijakan ini diambil setelah pemain-pemain Persipura lebih memilih konsentrasi di klub dan tidak menggubris panggilan timnas.

Hal ini diungkapkan Asisten Manajer Nico Dimo usai bertemu dengan anggota eksekutif komite PSSI Bob Hippy di Kantor PSSI Senayan Jakarta, Senin (11/2). "Saya tidak akan memanggil para pemain Persipura. Mereka telah memutuskan untuk berkonsentrasi mengarungi kompetisi," jelas Nico.

Sebelumnya, dalam persiapan Training Centre (TC) pertama menuju Pra Piala Asia 2015 di Medan beberapa waktu lalu, PSSI telah memanggil sejumlah 52 nama pemain. Dari 52 pemain tersebut delapan di antaranya adalah pemain Persipura Jayapura.

Namun pemain-pemain Persipura tersebut urung bergabung karena mendapat larangan dari pihak klub. Pemanggilan tersebut juga diwarnai dengan dipecatnya Stevie Bonsapiah, satu-satunya pemain Persipura yang nekat membela timnas.

"Persipura sudah secara tegas memberikan larangan, jadi kami juga tidak ingin memaksakan hal tersebut. Untuk saat ini kami lebih memilih untuk memaksimalkan pemain yang ada sekarang," tambah Nico.

Nico mengakui memang masih banyak kelemahan yang dimiliki timnas. Untuk menutupi lubang tersebut, manajemen berencana untuk memanggil beberapa pemain tambahan.

Mereka di antaranya adalah Titus Bonai, Bambang Pamungkas, Greg Nwokolo, Victor Igbonefo dan Erol F Iba. Pemain-pemain tersebut diharapkan sudah berkumpul paling lambat 15 Maret 2013, sebelum pertandingan melawan Arab Saudi tanggal 22 Maret mendatang. (abu/jpnn)

PSSI Khawatir Jakarta Banjir Saat Lawan Arab

JAKARTA - Indonesia akan menjamu Arab Saudi pada babak kualifikasi AFC Cup 2015, Maret nanti. Namun, karena Jakarta rawan banjir, laga tersebut diharapkan bisa dilakukan di kota lain.

Beberapa waktu lalu, beberapa daerah di Jakarta memang lumpuh karena adanya hujan lebat yang disertai banjir. Asisten manajer timnas, Nico Dimo pun berharap hal seperti itu tidak mengganggu jalannya pertandingan melawan Arab Saudi.

"Seharusnya pertandingan memang dilakukan di Senayan (GBK). Tapi, sejak kemarin, Jakarta rawan banjir, jadi kami akan usulkan kepada AFC untuk mempertimbangkan lagi terkait lokasi pertandingan tersebut," ujar Nico kepada wartawan di kantor PSSI, Senin (11/2/2013).

Sebagai alternatif, beberapa stadion di luar Jakarta, yang memenuhi standar dalam menyelenggarakan laga internasional, bisa digunakan pada laga tersebut. Apalagi, Timnas juga akan melakukan Training Center (TC) di Yogyakarta, dan Surabaya sebagai cadangan.

Indonesia akan menjadi tuan rumah pada laga melawan Arab Saudi pada Jumat (22/3) mendatang. Sedangkan pada laga perdana Grup C, Rabu (6/2) lalu, Indonesia takluk 0-1 dari Irak, sehingga kini terbenam di dasar klasemen sementara.

Minggu, 10 Februari 2013

Persija Memantau Tiga Pemain Tim Nas Indonesia


Persija Jakarta merencanakan menambah pemain baru jelang kompetisi Indonesian Premier League (IPL) musim 2013. Klub yang bermarkas di Halim Perdanakusuma itu akan mendatangkan tiga pemain yang saat ini bergabung di dalam tim nasional Indonesia. Ketiga pemain tersebut yaitu, Raphael Guillermo Eduardo Maitimo, Stevie Bonsapia, dan Oktovianus Maniani.
"Kami memang sedang melakukan proses dengan mereka. Belum final..msh negosiasi kontrak. Semoga cocok," ujar Media Officer Persija IPL, Amira Kareem saat dihubungi, Minggu (10/2/2013).
Ketiga pemain tersebut saat ini tidak memiliki klub. Stevie Bonsapia dan Oktovianus Maniani diberhentikan dari klubnya karena keputusan mereka yang memenuhi panggilan untuk memperkuat timnas Indonesia.
Stevie Bonsapia merupakan gelandang sebelumnya bermain di klub Persipura Jayapura, sementara Oktovianus Maniani bermain di klub Persiram Raja Ampat.
PSSI selaku induk federasi sepakbola di Indonesia akan bertanggung jawab penuh terhadap kedua pemain. Organisasi pimpinan Djohar Arifin Husin itu pun menjanjikan untuk mencari klub baru.
Namun Amira Kareem menegaskan, bahwa proses negosiasi terhadap Oktovianus Maniani dan Stevie Bonsapia tidak ada hubungannya dengan tanggung jawab PSSI.
Menurutnya, pemilihan ketiganya untuk bergabung di klub merupakan keputusan dari pelatih Eduard Tjong. Sebab mereka memiliki kualitas yang dapat mengangkat performa tim.
"Ini tidak ada hubungannya dengan tanggung jawab PSSI. Kami mengontrak pemain berdasarkan kemampuan mereka di lapangan," katanya.
"Semua keputusan kami serahkan kepada coach edu. Para pemain itu adalah pemain pemain yang memiliki kualitas dan kemampuan. Selama itu cocok dengan apa yang tim persija cari. Maka itu alasan kami memilih dan meminta mereka,".
Sebelumnya klub yang saat ini dilatih oleh pelatih Eduard Tjong telah mendatangkan sejumlah pemain baru. Pemain tersebut di antaranya, Esteban Guillen (Arema Indonesia dan Persiba Balikpapan), Addison Alves de Oliviera (Coruxo FC, Spanyol), Arsela Vano dan Yunet Wibowo (Persis Solo).

Stadion Manahan Belum Layak Menggelar Pertandingan International

Stadion kebanggan wong Solo, Stadion Manahan ternyata belum layak digunakan sebagai venue pertandingan tingkat internasional. Pasalnya, stadion berkapasitas kurang lebih 30.000 ini belum memiliki fasilitas penunjang, seperti ruang ganti ber-AC, kamar mandi pemain ber-shower dan belum memadainya tempat khusus bagi awak media. 

“Sesuai hasil survei, ternyata stadion ini dianggap masih ada kekurangan. Makanya, dalam waktu dekat, kami segera melengkapi fasilitas stadion. Ternyata, stadion standar internasional tak hanya bicara soal lapangan. Namun, juga soal fasilitas penunjang. Untuk itu, kami akan melengkapi fasilitas itu. Kami siap untuk memenuhi kriteria itu,” kata Ferry Kodrat saat ditemui wartawan di Stadion Manahan, Rabu (6/2/2013).

Koordinator Lapangan Manahan, Sri Widadi, mengatakan pihaknya menyerahkan penambahan fasilitas penunjang ke PSSI dan manajemen Persibo. Sejauh ini, pengelola stadion sudah menyiapkan lapangan yang masuk kriteria standar internasional.

“Kalau misalnya disuruh melengkapi fasilitas penunjang, kami tak ada dana lagi. Mestinya, hal tersebut menjadi tanggung jawab PSSI atau Persibo. Mereka yang punya kepentingan di sini. Kondisi di stadion memang seperti ini,” katanya.